BPK PENABUR Jakarta

Iman, Ilmu dan Pelayanan

SEMINAR MENGATASI ANAK YANG PEMARAH

http://sdk1.bpkpenaburjakarta.or.id/wp-content/uploads/sites/24/2013/11/UNDANGAN-SEMINAR-BU-CHARLOTTE.jpg

Oleh Dra. Charlotte K. Priatna

Tanggal 16 November 2013 telah diadakan seminar menejemen emosi. Seminar ini bertujuan untuk membahas emosi baik dari orangtua maupun anak-anak.  Perasaan marah / emosi seringkali sulit untuk dikendalikan, berikut rangkuman dari hasil seminar.

Dari kecil anak sudah belajar cara untuk marah (dari bayi). Anak belajar marah dengan sendirinya , tugas orangtua adalah membantu anak dalam mengontrol dirinya. Jadi mau tidak mau orangtua harus belajar bagaimana mengendalikan diri dan mengatasi rasa marah.

APA YANG TERJADI BILA KITA MARAH?

  1. Marah itu menular. Saat suami sedang mengalami masalah dan tidak terselesaikan, suami melampiaskan ke istri dengan cara marah, istri yang tidak berani membalas, melampiaskan pada anak, anak kemudian melampiaskan pada pembantu, dan seterusnya.
  2. Kemarahan itu bisa ditiru. Anak biasanya meniru cara marah orangtuanya.
  3. Marah itu bisa melukai. Kemarahan yang menumpuk bisa menyebabkan seseorang melukai orang lain.
  4. Kemarahan dapat menghancurkan kepercayaan.
  5. Kemarahan dapat meningkatkan kemarahan.

Seharusnya kita menghadapi kemarahan dengan sikap tenang, karena orang yang marah menandakan hatinya sedang sakit, kita tidak perlu terbawa suasana dan ikut menjadi marah.

Bila mendapati anak yang marahnya tantrum sikap kita adalah tetap mendampingi anak tanpa menyentuhnya karena biasanya anak akan melukai bila disentuh, tapi jangan menghindar karena sikap menghindar (kita pergi dari hadapan anak) sama saja kita mengabaikan anak dan ini mengakibatkan hilangnya kepercayaan anak terhadap kita. Anak merasa tertolak.

BAGAIMANA CARA MENGATASI ANAK YANG PEMARAH?

  1. Menyadari siapa yang sedang marah dan pikirkan responnya
  2. Mempelajari penyebab kemarahan anak. Faktor pencetus kemarahan
  3. Usahakan tidak terpancing dan menahan diri
  4. Member contoh sikap tenang pada anak dengan cara memeluk dan merangkul
  5. Latih anak untuk berpikir positif dan cara mengatasi kemarahannya

Anak dilahirkan sempurna, memiliki karakter yang berbeda. Anak tidak dapat dibandingkan dengan orang lain termasuk saudara sendiri. Karena setiap anak unik dan punya kemampuan yang berbeda. Lebih hargai anak dalam proses kehidupannya  daripada hanya pada pencapaian nilainya saja. Kita sebagai orang dewasa harus menjadi contoh yang baik bagi anak-anak dan membimbing anak  untuk memiliki karakter yang baik.

SEMINAR6SEMINAR3

SEMINAR5 SEMINAR2

Report This Post

Sekolah Kristen BPK PENABUR – SDK 1 PENABUR Samanhudi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 22, 2013 by .
%d bloggers like this: