BPK PENABUR Jakarta

Iman, Ilmu dan Pelayanan

SMPK 5 PENABUR JAKARTA: Eskur jurnalistik ke Stasiun Metro TV

Languages Day

Languages day, jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia berarti hari bahasa. Itulah hari dimana murid-murid SMPK 5 yang terlibat dalam tim jurnalistik berkunjung ke Stasiun TV Metro TV. Mengapa harus ke Metro TV? Mengapa kami tidak melakukan kunjungan ke stasiun TV lainnya? Itulah pertanyaan perta,a kami kepada guru-guru yang bersangkutan dalam acara ini. Mereka mengatakan bahwa alasannya karena hanya Metro TV satu-satunya stasiun TV yang menyajikan berita dengan 3 bahasa. Yaitu bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Tentunya kami bisa menerima alasan itu dengan baik.

Kunjungan ke Metro TV dijalankan pada hari Selasa, tepatnya pada tanggal 15 Desember 2009. Kami semua berkumpul di sekolah pada pukul 8 pagi. Dan kami berangkat kurang lebih jam setengah sembilan. Kami tiba di tempat tujuan yang bertempat di daerah Kebon Jeruk kurang lebih jam 10. Sesampainya di sana, kami harus menunggu kurang lebih selama 1 jam. Karena ternyata kami datang terlalu pagi.

Setelah sabar menunggu, akhirnya kami dipersilahkan untuk naik agar acara bisa secepatnya dimulai. Kami didampingi oleh Ibu Nita, sebagai tour leader kami. Dan Kak Timothy serta Kak Afi sebagai orang yang menjelaskan kami tentang bagaimana cara menjadi seorang pembawa berita. Di sana kami diberitahu bahwa segenap karyawan yang bekerja di Metro TV harus datang sebelum jam setengah 7. Karena mereka harus rapat sebelum pekerjaan mereka dimulai. Kecuali untuk karyawan yang bekerja pada malam hari. Selain itu kami juga diberitahu kalau mau meliput berita tentang presiden dan wakil presiden seorang reporter harus memiliki pass khusus. Karena keamanannya dijaga sangat ketat. Walaupun kita sudah mengenal orang-orang yang menjaga keamanan di sana, kita tidak bisa masuk kalau tidak meiliki pass khusus.

Selanjutnya kami dijelaskan tentang bagaimana seorang reporter meliput berita sampai berita tersebut menjadi tampilan yang dapat ditayangkan di TV. Pertama-tama seorang reporter harus siap siaga dengan kameraman untuk bergegas secara mendadak meliput berita. Selain itu seorang reporter harus memiliki hp dan hp tersebut tidak boleh mati sekalipun. Baik pagi, siang, sore, maupun malam. Karena bisa saja tiba-tiba kantor membutuhkan mereka untuk meliput sebuah berita penting. Setelah mereka mendapatkan arahan untuk meliput berita, mereka harus langsung pergi ke tempat di mana peristiwa tersebut terjadi. Sesampainya di sana mereka memulai peliputan berita mulai dari awal kejadian sampai kejadian selesai. Setelah itu hasil rekaman tadi dibawa untuk diedit sampai siap digunakan. Di pertengahan proses penyelesaian video tadi, seorang repoter juga harus melakukan dubbing agar informasi yang disampaikan lebih jelas. Setelah selesai hasil rekaman tadi diberikan kepada produser agar dapat diperiksa ulang. Dan jika sudah selesai, maka hasil rekaman siap ditampilkan di berita.

Kami juga diberitahu kalau mau menjadi pembawa berita, kita harus menjadi seorang reporter dulu. Agar kita tahu bagaimana perjuangan seorang reporter dan kita juga bisa tahu apa maksud reporter menyiapkan berita yang kita bawa. Dan kita juga bisa mengetahui jika ada kejanggalan tertentu yang ada di berita yang ia bawa. Selain itu jika seorang pembawa berita sudah menyelesaikan tugasnnya, ia tidak boleh langsung pulang. Karena ia harus membantu pekerjaan di dibagian lainnya. Misalkan ia bisa membantu menyiapkan peralatan yang digunakan untuk menyiarkan acara-acara tertentu yang bukan bidangnya.

Setelah melihat proses peliputan berita, kami diajak untuk berkeliling gedung Metro TV. Pertama-tama kami melihat Grand Studio, tempat ini adalah tempat untuk shooting acara Kick Andy, grand studio ini adalah studio terbesar yang ada di Metro TV. Setelah itu kami ke gedung redaksi, karena ternyata gedung Metro TV terjadi menjadi 2 gedung, yaitu Gedung Produksi dan Gedung Redaksi. Gedung produksi adalah gedung di mana Grand Studio berada. Sedangkan di gedung redaksi terdapat banyak ruangan yang ditempati untuk para redaksi. Dan selesailah kunjungan kami ke Metro TV. Kami pun langsung kembali ke sekolah. Dan dengan adanya kunjungan ini, kami mendapatkan pelajaran bahwa untuk menjadi seorang reporter maupun pembawa acara bukanlah hal yang sepele. Karena semua pekerjaan itu membutuhkan keseriusan dan kerja keras.

Sekolah kristen BPK PENABUR Jakarta – SMPK 5 PENABUR Jakarta, Cipinang Indah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 5, 2014 by .
%d bloggers like this: